Al-Ma’aarij = 1 – 25 / 44 ayat .@. 1/2.- سورة المعارج -.


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah (swt) Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.


سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ ﴿١

1. Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi,


لِّلْكَافِرينَ لَيْسَ لَهُ دَافِعٌ ﴿٢

2. Untuk orang-orang kafir, yang tidak seorangpun dapat menolaknya,


مِّنَ اللَّهِ ذِي الْمَعَارِجِ ﴿٣

3. (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.


تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ ﴿٤

4. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.


فَاصْبِرْ صَبْراً جَمِيلاً ﴿٥

5. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.


إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيداً ﴿٦

6. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil).


وَنَرَاهُ قَرِيباً ﴿٧

7. Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi).


يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاء كَالْمُهْلِ ﴿٨

8. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak.


وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ ﴿٩

9. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan),


وَلَا يَسْأَلُ حَمِيمٌ حَمِيماً ﴿١٠

10. Dan tidak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya,


يُبَصَّرُونَهُمْ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ ﴿١١

11. Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya.


وَصَاحِبَتِهِ وَأَخِيهِ ﴿١٢

12. Dan isterinya dan saudaranya,


وَفَصِيلَتِهِ الَّتِي تُؤْويهِ ﴿١٣

13. Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).


وَمَن فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً ثُمَّ يُنجِيهِ ﴿١٤

14. Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.


كَلَّا إِنَّهَا لَظَى ﴿١٥

15. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak,


نَزَّاعَةً لِّلشَّوَى ﴿١٦

16. Yang mengelupaskan kulit kepala,


تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّى ﴿١٧

17. Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).


وَجَمَعَ فَأَوْعَى ﴿١٨

18. Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.


إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعاً ﴿١٩

19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.


إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعاً ﴿٢٠

20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,


وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعاً ﴿٢١

21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,


إِلَّا الْمُصَلِّينَ ﴿٢٢

22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,


الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ ﴿٢٣

23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,


وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ ﴿٢٤

24. dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,


لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ ﴿٢٥

25. bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

70. AL-MA’ AARIJ Surat Makiyah :Jumlah 44 Ayat  = 1-25/26-44/  Indeks.

.

Maha benar Allah yang Maha Agung dan Rasul-Nya yang mulia telah menyampaikannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s